×

Stay in The know

Skincare

Pentingnya Krim Pelindung Matahari

Pentingnya Krim Pelindung Matahari
Saskia Damanik

Sun, 5 April 2015 at 11.05


Hidup di negara tropis membuat kulit akrab terkena sinar matahari. Semakin sering melakukan aktivitas di luar ruangan, resiko terkena radiasi matahari pun lebih besar. Karena itu penting sekali menjaga kesehatan dan kecantikan kulit dengan memakai krim pelindung matahari atau sun protection lotion. 


Efek Buruk UVA dan UVB

Sebelum masuk lebih jauh, Glitzy perlu tahu efek buruk dari sinar matahari untuk kulit. Radiasi matahari yang sebut dengan sinar ultraviolet atau sinar UV, dibagi menjadi beberapa klasifikasi, dua diantaranya yang berbahaya untuk kulit, UVA dan UVB.

UVA mengarah kepada radiasi yang mengakibatkan penuaan pada kulit, sementara UVB memiliki efek buruk lebih besar seperti kulit menjadi terbakar, mengubah warna kulit, bahkan kanker kulit. Untungnya sudah ada krim pelindung matahari yang melindungi kulit dari 2 jenis radiasi ini, yaitu sunblock dan sunscreen (tabir surya). 

Sunblock

Sunblocks baik melindungi kulit dari sinar UVB karena cara kerjanya yang memblokir radiasi matahari yang terkena kulit dan memantulkan kembali radiasi tersebut—tanpa menyerapnya ke dalam kulit. Hal ini berpengaruh kepada kandungan sunblock yang biasanya berasal dari bahan mineral, seperti zinc oxide dan titanium dioxide. Sunblock dapat mencegah kulit terbakar, flek pada wajah, warna kulit yang tidak merata, bahkan efek terbesarnya yang bisa menyebabkan kanker kulit. 

Sunblock lebih tepat digunakan untuk aktivitas jangka waktu lama di bawah matahari, seperti olahraga air, naik gunung, hingga berjemur. Beberapa jenis sunblock diformulasikan waterproof (tahan terhadap air dan keringat), mengandung SPF sangat tinggi (di atas 30), teksurnya lebih padat daripada sunscreen, dan lebih berminyak di kulit.

Sunscreen 

Biasa disebut tabir surya, yang penggunaanya lebih fokus melindungi kulit terhadap UVA. Sunscreen mengandung bahan kimia yang aman untuk kulit, dimana kandungan ini mengurangi radiasi matahari yang terserap ke dalam kulit.  berpotensi merusak kulit. Cara kerja sunscreen dengan menyerap sinar UVA sebelum mereka mencapai lapisan epidermis kulit yang dapat merusak kulit.

Mengandung Zinc Oxide dan Titanium Dioksida yang akan membelokkan sinar UVA dan melindungi lapisan luar kulit. Sunscreen umumnya mengandung SPF lebih rendah daripada sunblock, dan manfaatnya lebih sebagai anti-aging atau mencegah efek penuaan dini.

SPF Wajib Ada

SPF (Sun Protection Factor) menjadi kandungan utama dalam sunblock dan suncreen yang berguna sebagai skala tingkat perlindungan (dari sinar UV). Angka yang ditunjukan adalah lamanya waktu yang dibutuhkan untuk dapat bertahan dari radiasi sinar matahari. 

Glitzy bisa mengukur SPF yang dibutuhkan menggunakan rumus: (kandungan SPF) x (lamanya Anda berada di bawah matahari) = (waktu perlindungan yang diberikan oleh krim pelindung). Bila pada sunblock tertuliskan SPF 15, artinya sunblock tersebut hanya dapat bekerja selama 150 menit. 

Penggunaan Sunblock dan Sunscreen   

Sunblock dan sunscreen bekerja maksimal jika disertai dengan penggunaan yang benar.

  • Gunakan sunblock/sunscreen krim minimal 30 menit sebelum terkena paparan sinar matahari. Glitzy harus memberikan waktu bagi sunblock/sunscreen untuk menyerap ke dalam kulit.
  • Oleskan sunblock/sunscreen pada bagian tubuh yang luar yang lebih mudah terkena matahari. Oleskan secukupnya—jangan terlalu sedikit—agar kerja sunblock/sunscreen maksimal. 
  • Sesuaikan pemakaian sunscreen/sunblock dengan kebutuhan dan aktivitas.
  • Perhatikan kondisi dan jenis kulit Anda. Kulit sensitif disarankan menggunakan sunblock, karena kandungannya lebih aman di kulit, tidak membuat kulit ‘stres’, dan mencegah peradangan daripada sunscreen.
  • Oleskan sunblock/sunscreen 30-60 menit karena butuh waktu lama bagi sunblock agar dapat menyerap kedalam kulit. Oleskan sunblock pada bagian-bagian tubuh yang terkena paparan sinar matahari juga pada bagian-bagian tubuh yang tidak terlihat. 
  • Glitzy bisa mengoleskan ulang setiap 2 jam sekali. Proteksi SPF dari sunblock/sunscreen akan menurun dari menit ke menit dan akan menghilang setelah satu hingga dua jam, tuh. Kelalaian menggunakan sunblock/sunscreen untuk kedua kalinya akan berakibat sama seperti tidak menggunakan sunblock sama sekali. Ouch!

(Kissy Aprilianti & Saskia Damanik, Image: Corbis)

You Might Also LIke