×

Stay in The know

Skincare

Vaksin Jerawat: Harapan Baru Bebas Masalah Jerawat

Vaksin Jerawat: Harapan Baru Bebas Masalah Jerawat
Anggia Hapsari

Mon, 11 May 2020 at 16.05

Saat ini ahli dermatologis Amerika Serikat sedang melakukan pengembangan untuk peyembuhan jerawat dengan vaksin. 

Durasi baca: 50 detik


Seringkali permasalahan jerawat menjadi kasus yang tiada akhir, baik dari noda bekas yang ditinggalkan hingga berkurangnya tingkat kepercayaan diri. Masalah jerawat ternyata tidak hanya dialami oleh perempuan di Asia, terutama Indonesia saja. Problema ini dialami oleh banyak perempuan di seluruh dunia. 


Di Amerika Serikat sendiri, pada tahun 2017 Allure.com pernah mempublikasikan bahwa sebanyak 50 juta penduduk Amerika Serikat mengalami masalah jerawat setiap tahunnya. Hal yang lebih mengejutkan, menurut ahli dermatologis Mount Sinai Hospital, New York, Joshua Ziechner, bahwa setiap tahunnya terjadi peningkatan kasus jerawat pada usia dewasa.

(BACA JUGA: Mengenal Penyebab Jerawat dari Letak Posisi)



Namun Anda tidak perlu khawatir, karena saat ini para ahli dermatologis sedang melakukan pengembangan untuk menemukan vaksin agar dapat mengatasi jerawat dari dalam. Di laboratorium Universitas California, San Diego, sekelompok peneliti sedang melakukan penelitian untuk menemukan penyebab jerawat dan cara mengatasinya. 


P. acnes merupakan salah satu bakteri penyebab jerawat, namun menurut Ziechner bakteri tersebut juga berguna untuk kulit.


FUNGSI UTAMA VAKSIN JERAWAT

Fungsi dari vaksin  yang sedang dikembangkan ini nantinya untuk menyembuhkan penyebab inflamasi pada kulit yang diproduksi oleh bakteri tersebut tanpa harus membunuhnya. 

(BACA JUGA: 4 Cara Mengatasi Jerawat Breakout)



Kami menemukan antibodi untuk mengatasi racun yang ada di dalam P. acnes. Vaksin ini berarti akan mengahalangi pertumbuhan bakteri lebih lanjut yang menyebabkan munculnya jerawat,” papar Ziechner.  


Pada jurnal investigasi dermatologi, Huang dan timnya menemukan bahawa vaksin ini memproduksi antibodi pada penyebab bakteri. Namun hingga saat ini belum diketahui hasil akhir yang efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut. 


Kami sedang dalam perjalanan untuk menemukan perawatan yang tepat bagi penderita jerawat, saya berharap bahwa terapi ini nantinya akan berhasil dan dapat menolong jutaan penderita jerawat di Amerika Serikat dan seluruh dunia,” ujar Ziechner.


(Anggia Hapsari, foto: unsplash.com/ Sara Bakhshi)


You Might Also LIke