×

Stay in The know

Celebuzz

Pernyataan Gadis Pakistan Malala Yousafzai Tentang Hak Wanita Didukung Oleh Emma Watson

Pernyataan Gadis Pakistan Malala Yousafzai Tentang Hak Wanita Didukung Oleh Emma Watson
Saskia Damanik

Mon, 9 November 2015 at 02.11


Bukan hanya Michelle Obama yang peduli akan nasib wanita di dunia. Kesetaraan gender antara kaum pria dan wanita terus menjadi isu yang tak habis diperbincangkan. Gadis asal Pakistan, Malala Yousafzai, juga tengah memperjuangkan kaumnya untuk mendapatkan keadilan. 

Gadis berusia 18 tahun tersebut mendapatkan hadiah Nobel atas perjuangannya melawan penindasan terhadap anak-anak dan pemuda yang ingin mendapatkan hak mengenyam pendidikan. Ia menyuarakan kembali misinya ini saat di interview oleh aktris muda Emma Watson, yang kebetulan merupakan Goodwill Ambassador untuk UN (the United Nation) Women. 

Dalam wawancara tersebut, Malala membincangkan film dokumenternya yang berjudul “He Named Me Malala” yang telah meluncur ke publik pada 2 Oktober 2015 silam. Kisah dalam film tersebut menyangkut pengalaman pahit Malala di tahun 2008 yang harus berhenti mengenyam pendidikan akibat pemerintahan Taliban melarang seluruh gadis di kota Mingora, Pakistan, untuk bersekolah. 

Gadis yang kini menjadi aktivis di bidang pendidikan ini menulis sebuah blog kepada media BBC mengenai betapa mengerikannya kehidupan dirinya kala itu. Kepala dan leher Malala pun sempat ditembak dalam upaya pembunuhan akibat pemberontakkannya tersebut. Film ini sungguh layak ditonton dan dijadikan inspirasi.

Malala pun tak sungkan jika dirinya disebut sebagai pejuang hak wanita. Meskipun sebagian orang mengonotasikan ungkapan tersebut sebagai hal yang negatif, namun Malala meyakini kalau salah satu tugas seorang feminist adalah menyetarakan gender di seluruh dunia. 

Kesetaraan gender antara pria dan wanita—untuk memperoleh keadilan—merupakan salah satu mimpi besar Malala. Putri dari pasangan Tor Pekai Yousafzai dan Ziauddin Yousafzai ini mengungkapkan bahwa dirinya menginginkan seluruh anak-anak di dunia mendapatkan kualitas pendidikan yang sama. Menurutnya, bagaimana mungkin dunia dapat mengalami perubahan bila lebih dari 66 juta anak perempuan tidak diperbolehkan untuk mengenyam pendidikan—Glitz Media setuju!


Sebagai aktivis muda pejuang hak wanita, Emma Watson jelas menyetujui seluruh pendapat dan gagasan yang diungkapkan oleh Malala. Sebelumnya, wanita muda kelahiran 1990 ini pun sudah sempat mengemukakan pendapatnya seputar masalah wanita di dunia. Baginya, tak perlu ada yang ditakutkan untuk menjadi seorang pejuang hak wanita. Watson pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membuat perubahan untuk kesetaraan gender antara pria dan wanita. 

“Today I met Malala. She was giving, utterly graceful, compelling and intelligent. That might sound obvious but I was struck by this even more in person. There are lots of NGOs out there in the world doing great things... But if there were one I would put my money on to succeed and make change on this planet, it would be hers. (The Malala Fund). Malala isn't messing around or mincing her words (one of the many reasons I love her). She has the strength of her convictions coupled with the kind of determination I rarely encounter... And it doesn't seem to have been diminished by the success she has already had. And lastly…She has a sense of peace around her,” tulis pemeran film Harry Potter tersebut pada akun Facebooknya.

Glitz Media secara khusus angkat topi pada Malala Yousfazai. Mari buat perubahan untuk kesetaraan gender di dunia, karena wanita pun berhak atas keadilan. Salut pula untuk Emma Watson!

(Kissy Aprilia)

You Might Also LIke