×

Stay in The know

Events

Pembuktian Kaum Disabilitas Melalui Karya Seni Kerajinan Tangan

Pembuktian Kaum Disabilitas Melalui Karya Seni Kerajinan Tangan
Saskia Damanik

Tue, 2 February 2016 at 11.07


Banyak orang yang meragukan para kaum disabilitas dalam hal berkarya. Mereka seringkali dianggap sebagai orang yang tidak produktif ketika harus terjun dalam dunia karier. Namun, pernyataan ini telah berhasil dipatahkan oleh komunitas Precious One yang bekerjasama dengan PT. Tozy Sentosa (PARKSON Department Store).

“Kami ingin bekontribusi langsung dengan memberikan kesempatan dan memberdayakan komunitas melalui kegiatan sosial tahunan. Saat ini Kami ingin membangun hubungan lebih kuat terhadap komunitas orang-orang berkebutuhan khusus (Tuna Rungu) dengan berbagi kebahagiaan, kesejahteraan, dan pengalaman untuk memberikan motivasi dan inspirasi kepada masyarakat,” ujar Pelly Sianova, selaku Advertising & Promotion Manager PT Tozy Sentosa.

Dengan kegiatan ini para kaum disabilitas membuktikan bahwa kekurangannya justru bisa memberi nilai pada orang lain melalui sebuah karya seni. Mereka menghasilkan kerjinan tangan boneka berkarakter unik yang terbuat dari bahan kertas. Selain boneka lucu ini, sejumlah aksesori seperti tas dan dompet tak luput dihasilkan dari tangan kreatif mereka. Kaum disabilitas menunjukkan bakat murni mereka yang menggunakan kemampuan sendiri, tanpa bantuan mesin ataupun orang lain.


“Membuat hand craft seperti ini memang tidaklah mudah, Kami selalu memberikan pelatihan khusus kepada mereka sebelum barang diproduksi dan dipasarkan pada pelanggan. Bagaimanapun juga kami ingin menunjukkan bahwa hasil karya tangan mereka, tak kalah dengan orang-orang pada umumnya,” tegas Ratna Sutedjo, selaku pendiri Yayasan Karya Insan Sejahtera, yang menjadi penyalur lidah kaum disabilitas dalam kesempatan bekerja dan berkarya.

Kegiatan sosial seperti ini memang sudah menjadi bagian dari program tahunan yang diusung PARKSON Department Store dalam bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, dan kesejahteraan sosial. “Kami ingin terus menerus melibatkan komunitas seperti ini. Kami percaya akan banyak orang yang terinspirasi dan mereka akan termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi,” tutup Pelly dengan penuh semnagat.

(Elizabeth Puspa, Image: GLITZMEDIA.CO)

You Might Also LIke