×

Stay in The know

Glitz Journal

Jaga Kebersihan Miss V, Demi Kesehatan Reproduksi

Jaga Kebersihan Miss V, Demi Kesehatan Reproduksi
Andiasti Ajani

Sun, 8 July 2018 at 12.03

Kebersihan area kewanitaan dapat memengaruhi sistem reproduksi

Durasi baca: 40 detik.


Sistem reproduksi merupakan salah satu bagian penting yang ada di dalam tubuh seorang perempuan. Karena, reproduksi pada perempuan dapat berfungsi untuk proses pembuahan dan melindungi organ kewanitaan dari bakteri penyebab infeksi. Karena dua fungsi ini, maka menjaga kesehataan miss v menjadi sangat penting. Jika kondisi organ kewanitaan tidak bersih, maka akan berpengaruh pada sistem reproduksi Anda. Maka dari itu, jangan pernah abaikan kebersihan organ kewanitaan Anda agar kesehatan reproduksi Anda terjaga. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan sebagai salah satu cara menjaga miss v agar tetap bersih, sehingga kesehatan reproduksi Anda turut terjaga.

(BACA JUGA: Sering Gunakan Antiseptik Pembersih Organ Intim, Amankah?)


RUTIN MENGGANTI CELANA DALAM

Beberapa dari Anda pasti ada yang malas mandi pada saat libur. Malas mandi tentu akan ada resikonya terutama untuk kesehatan kulit tubuh Anda. Meskipun Anda malas mandi, usahakan untuk tetap rutin mengganti celana dalam Anda sebanyak dua kali sehari. Hal ini penting untuk dilakukan guna menjaga menurunkan risiko pertumbuhan bakteri merugikan di sekitar daerah kewanitaan Anda.


HINDARI SABUN BERBAHAN KIMIA

Sabun berbahan kimia akan membahayakan daerah organ intim Anda. Karena itu, ketika membeli sabun pembersih daerah kewanitaan, lihat bagian komposisi apakah sabun tersebut aman untuk membersihkan organ intim Anda. Sebab, bahan kimia pada sabun akan membuat daerah kewanitaan Anda menjadi kering. Jika daerah kewanitaan kering, maka Anda bisa mengalami iritasi kulit.


CEK RUTIN KE DOKTER

Memeriksakan diri ke dokter tidak selalu hanya karena Anda merasa sakit. Pada saat Anda merasa sehat, tak ada salahnya untuk melakukan medical check up untuk tahu kondisi tubuh Anda benar dalam keadaan baik atau tidak. Termasuk juga soal pemeriksaan daerah kewanitaan hingga rahim. Penting untuk mengetahui penyakit yang mungkin saja akan mengganggu sistem reproduksi Anda. Ingat, bahwa mencegah akan selalu lebih baik daripada mengobati.


(Rina Karenina, foto: Pexels.com/Nicholas Postiglioni)

You Might Also LIke