×

Stay in The know

Love

Belum Mendapat Lampu Hijau? Coba Rebut Hati Calon Mertua Dengan Cara Ini

Belum Mendapat Lampu Hijau? Coba Rebut Hati Calon Mertua Dengan Cara Ini
Saskia Damanik

Wed, 29 July 2015 at 23.53


Hubungan Anda dengan pasangan terbilang cukup serius, hanya saja kedekatan Anda dengan calon mertua belum bisa dikatakan mulus. Tentu saja ini menjadi hal sulit mengingat suatu hubungan yang baik harus mendapatkan restu dari kedua belah pihak orang tua bukan?  

Ini waktunya untuk Anda melakukan pendekatan yang intensif kepada calon mertua. Bukan hanya sekedar kenal, Anda pun harus memiliki kedekatan emosional agar mudah melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan. 

Mumpung masih ada waktu, ini saatnya Anda tampil ‘bersinar’ di depan calon mertua. Coba lakukan tips untuk merebut hati calon mertua Anda ini. Berlaku untuk Anda yang baru memulai pertemuan hingga yang belum mendapatkan lampu hijau dari calon mertua.


Survei Kecil-kecilan

Sebelum masuk ke tahap pengenalan, sebaiknya Anda sudah melakukan survei kecil-kecilan terhadap calon mertua. Anda bisa bertanya tentang hobi, hal yang disukai, maupun yang tidak disukai calon mertua kepada pasangan. Ini akan menjadi modal dasar untuk Anda saat berkunjung ke rumah calon mertua, berkenalan, dan melakukan pembicaraan kepada mereka.


Kenal Saja Tak Cukup

Anda harus menganggap dan menyadari calon mertua sebagai orang tua Anda juga. Ini akan memudahkan Anda melakukan hubungan kepada mereka. Lanjutkan tahap perkenalan menjadi hubungan kedekatan. Tak ada salahnya berkunjung ke rumah calon mertua lebih sering—layaknya anak mengunjungi orang tuanya. Jika Anda tak sempat, coba luangkan waktu komunikasi dengan mengirimkan pesan melalui ponsel. Dengan begini calon mertua akan merasa diperhatikan juga oleh Anda.    


Santun Tapi Tidak Jaim 

Rasanya sopan santun tak perlu diajarkan kembali pada Anda. Begitu pula di depan calon mertua, Anda memang harus bisa menjaga sikap dan sopan santun dengan baik. Tak perlu menjadi ‘jaim’ juga, minimal Anda memberikan kesan hormat dan respect terhadap mereka layaknya kepada orang tua sendiri.


Bicara Jujur Itu Penting

Namanya juga calon mertua, tentu saja dia akan mengajukan banyak pertanyaan untuk menyakinkan diri bahwa nantinya anak mereka berada di tangan wanita yang tepat. Cobalah untuk menjawab pertanyaan mereka dengan jujur. Siapkan pula alasan-alasan yang tepat dan masuk akal jika pertanyaan mengarah ke kelemahan Anda. Dengan begitu calon mertua akan merasa lebih tenang menyerahkan anaknya ke tangan Anda.


Tak Perlu Menjadi Munafik

Sebagai orang tua, calon mertua tentu saja punya perasaan dan insting yang lebih peka. Mereka bisa dengan mudah mengetahui niat tidak tulus. Makanya, tak perlu, deh, bermanis-manis lebay di hadapan mereka, jika Anda tidak tulus atau terkesan terpaksa.


Tonjolkan Bakat Anda

Setiap orang tentu punya kelemahan dan kelebihan. Kenapa tidak menunjukkan kelebihan Anda kepada calon mertua. Merasa jago masak? Suguhkan menu masakkan andalan Anda kepada mereka. Pastikan pula Anda memiliki jiwa penolong. Saat calon mertua membutuhkan pertolongan atau mengalami kesulitan, tak ada salahnya Anda menawarkan diri membantu.


Khusus Calon Mertua Wanita

Jika calon mertua Anda memiliki anak yang semuanya laki-laki, Anda bisa mencuri kesempatan untuk lebih ‘bersinar’. Khusus untuk calon mertua wanita, Anda bisa menjadi temannya. Teman berdiskusi soal fashion dan makanan, bahkan rutinitas ke salon bareng bisa Anda lakukan bersamanya. Sosok anak perempuan yang tidak ada di keluarga mereka, bisa tergantikan oleh kehadiran anak, nih...


Dekat Dengan Saudara

Jika sulit buat Anda ‘melangkah’ lebih dekat ke calon mertua, tak ada salahnya memulai pendekatan melalui kakak atau adik dari pasangan Anda. Ketika Anda sudah bisa dekat dengan mereka, akan lebih mudah melakukan pendekatan kepada calon mertua. Kedekatan emosional Anda dengan saudara pasangan menjadi kode positif untuk calon mertua. 


Memilih Topik Pembicaraan  

Rasanya paling ‘garing’ saat bertemu dan duduk bareng calon mertua, tapi tak tahu memilih topik pembicaraan. Jika sebelumnya Anda sudah melakukan survey dulu, tentu hal ini tak perlu terjadi, ya. Cari tahu dulu tentang ketertarikkan calon mertua Anda, lalu cobalah melemparkan topik sesuai ketertarikkannya tersebut. Ketika mendapat respon balik, akan lebih buat Anda untuk masuk ke topik lainnya—dan tentunya lebih mudah berdiskusi ke depannya.

(Saskia Damanik/Elizabeth Puspa, Image: Corbis)

You Might Also LIke