×

Stay in The know

Love

Ini Caranya Mengatasi Rasa Jenuh Terhadap Pasangan

Ini Caranya Mengatasi Rasa Jenuh Terhadap Pasangan
Saskia Damanik

Mon, 8 June 2015 at 05.11


Love, isn’t always in the air. Pernikahan sudah tak lagi seromantis di awal? Menginjak usia pernikahan di atas tiga tahun hubungan antara suami dan isteri sudah tidak lagi menjadi intim. Harus disadari rasa jenuh merupakan hal yang normal yang bisa terjadi dalam sebuah hubungan—apalagi jika Glitzy dan pasangan belum memiliki momongan.

Ini menjadi tanda bahwa hubungan yang sedang Glitzy jalani bersama suami sudah mulai mencapai titik stagnan. Di titik ini sebuah hubungan harusnya sudah diisi dengan pemahaman antar pasangan, komunikasi yang sudah terbiasa baik, hingga menerima pasangan apa adanya. 

Untuk menjaga dan meningkatkan harmonisasi di dalam pernikahan Anda, Glitzy perlu melakukan hal-hal di bawah ini. Jangan tunda mengembalikan sisi romatisme Anda berdua, nih...


A Little Surprise Never Fail You

Anda tidak perlu memberi kejutan dengan membelikan pasangan Anda jam tangan mahal atau tiket liburan ke luar negeri. Cukup dengan membuatkan acara candle light dinner di rumah misalnya. Lakukan hal ini di momen yang tepat pula, seperti hari ulang tahunnya, hari valentine, atau hari ulang tahun pernikahan Anda berdua. Melakukan hal-hal kecil seperti, dampaknya besar untuk meningkatkan romantisme Anda dan pasangan. Sesekali Glitzy bisa memberikan kejutan ‘nakal’, dengan mengenakan sexy lingerie ketika dia pulang kantor, tuh, hehehe. 



Let’s Be Crazy Together

“Love is being stupid together”. Tidak ada salahnya untuk melakukan hal-hal gila bersama pasangan. Relationship are stronger when you’re best friend first, and couple second. Hal-hal gila bukan berarti Anda harus melakukan olahraga ekstrim. Cobalah berbuat ‘iseng’ kepada pasangan, seperti menantangnya berjoget di tengah pesta atau hanya sekedar berbicara tentang lelucon-lelucon yang lucu. It might be sounds childish, namun ketika Anda dan pasangan dapat tertawa bersama, cara sederhana ini berefek baik untuk mempererat hubungan. 


Me Time

Setiap orang butuh waktu untuk menyendiri dan menyenangkan diri sendiri. Bukan berarti Anda harus berpergian jauh meninggalkan pasangan dan keluarga. Menyendiri dapat Anda lakukan dengan membuat waktu khusus—di tempat khusus pula—yang menjauhkan Anda dari aktivitas rutin. Berikan juga waktu untuk pasangan melakukan me time-nya. Dengan begini Anda dan pasangan punya masa-masa menyegarkan pikiran dan intropeksi diri. 


Eksplorasi Fantasi Bercinta 

Seks terbukti dapat mengatasi rasa bosan yang melanda sebuah pasangan. Hasil survei Good in Bed Research kepada 3.341 laki-laki dan perempuan menunjukkan, 69 persen laki-laki dan 50 persen perempuan mengusir kebosanan dengan melakukan hubungan seks. Anda dapat memanfaatkan moment tersebut untuk mengeksplorasi gaya bercinta bersama pasangan—atau memilih spot bercinta yang sedikit unik. Untuk mendapat inspirasi, tak ada salahnya mengintip ide dari film-film erotis yang ada. 


Hanya Sesimpel I Love You...

Banyak pasangan suami isteri yang mulai melupakan sifat dan ucapan romantis yang justru sering diumbar saat pacaran dulu. Mulailah (kembali) mengucapkan kata-kata romantis tulus kepada pasangan. Hanya sesimple mengirim pesan singkat “Thank You” untuk sesuatu hal yang menyenangkan atau mengatakan “I Love You” usai bercinta, ternyata memiliki efek besar untuk memberikan rasa menghargai kepada pasangan. 


Bulan Madu Kedua

Ada banyak cara mengulang bulan madu kedua bersama pasangan. Glitzy bisa mengunjungi tempat-tempat yang mengingatkan Anda dan pasangan akan nostalgia masa lalu—mungkin zaman pacaran dulu. Pilihan lain, kunjungi tempat-tempat eksotis dan indah yang Anda berdua belum pernah kunjungi. Sebagai inspirasi Glitzy bisa membaca artikel: CURI INSPIRASI BULAN MADU DAN BERLIBUR PASANGAN SELEBRITI INI! Maksimalkan waktu Anda dan pasangan menikmati hari-hari berdua tanpa ada seorang pun yang menggangu. Kembalikan kehangatan dan keintiman Anda yang mungkin sudah mulai pudar. 



Bicaralah

Komunikasi merupakan poin terpenting dalam sebuah hubungan. Tidak ada salahnya mengutarakan keluhan Anda terhadap pasangan, tanpa melimpahkan seluruh kesalahan padanya. Sebaliknya, jadilah pendengar yang baik untuk pasangan Anda sehingga dia pun merasa nyaman dan menaruh rasa percaya besar.  Jangan lari dari masalah, Anda dan pasangan harus duduk bareng untuk mencari jalan keluar bersama. Sikap keterbukaan dapat menambah kualitas sebuah hubungan—termasuk mau menerima kritik dari pasangan Anda. 

(Kissy Aprilia & Elizabeth Puspa, Image: Corbis)

You Might Also LIke