×

Stay in The know

Food & Diet

3 Jenis Sayur yang Cocok untuk Dijadikan Smoothies

3 Jenis Sayur yang Cocok untuk Dijadikan Smoothies
Andiasti Ajani

Sat, 9 May 2020 at 18.36


SAYUR BAYAM

Pertama, jenis sayur yang cocok untuk dijadikan smoothies adalah bayam. Sayur bayam diketahui kaya akan vitamin K, yang penting untuk kesehatan tulang serta menurunkan tekanan dalam darah.


Mengonsumsi satu porsi sayur bayam, maka Anda bisa memenuhi kebutuhan vitamin K dalam sehari, yang jumlahnya mencapai 200 persen.


Cara mengonsumsinya juga mudah. Pertama ambil satu genggam sayur bayam yang sudah dipetik dan dicuci bersih. Kemudian masukkan ke dalam blender dan campurkan dengan air perasan lemon dan sedikit madu.


SAYUR WORTEL

Kedua, jenis sayur yang cocok untuk dijadikan smoothies adalah wortel. Seperti yang kita tahu, wortel memiliki tekstur yang lebih padat atau keras, jika dibandingkan dengan jenis sayuran lainnya.


Karena itu, ketika dijadikan smoothies teksturnya jadi lebih renyah. Wortel diketahui mengandung betakaroten yang baik untuk kesehatan mata. Selain itu, wortel juga bisa menurunkan risiko kanker terutama di usus besar, serta meningkatkan kesehatan pembuluh darah ke jantung.


Bila Anda tertarik mengonsumsinya, cara membuatnya juga mudah. Pertama potong wortel kecil-kecil (supaya lebih mudah hancur saat di-blender). Jika ingin menambahkan bahan-bahan lain, Anda bisa menggunakan buah yang teksturnya padat seperti pisang atau pepaya, guna memperkaya rasa dari smoothies itu sendiri.




SAYUR MENTIMUN

Ketiga, jenis sayur yang cocok untuk dijadikan smoothies adalah mentimun. Mentimun, dikenal memiliki sifat dingin yang mampu menurunkan suhu panas di dalam tubuh kita. Mentimun, diketahui kaya akan vitamin E yang baik untuk menjaga kesehatan kulit.


Selain itu, mentimun juga diketahui mengandung vitamin C hingga mangan, yang bisa menjaga sistem kekebalan tubuh. Cara konsumsinya juga mudah. Cukup potong-potong mentimun kemudian blender sampai halus.


Jika ingin ditambahkan bahan lain, Anda bisa menggunakan daun mint dan madu, agar rasanya semakin kaya tetapi tidak merusak rasa mentimun itu sendiri.


(Andiasti Ajani, foto:maddi bazzocco, social cut, louis hansel/unsplash.com)
  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke