×

Stay in The know

Food & Diet

3 Sumber Terbaik Probiotik untuk Kesehatan Pencernaan

3 Sumber Terbaik Probiotik untuk Kesehatan Pencernaan
Anggia Hapsari

Tue, 4 February 2020 at 09.02

Inilah 3 sumber terbaik probiotik untuk anak dan keluarga.

Durasi baca: 1 menit 30 detik 


Menurut Nestle Nutrition Institute, pola makan yang baik dan seimbang, serta bakteri probiotik dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan setiap orang. Secara umum, probiotik adalah bakteri asam laktat yang berperan menjaga keseimbangan flora usus. 


Dalam jumlah yang tepat, probiotik dapat membantu menjaga keseimbangan kadar bakteri di usus, sehingga organ pencernaan setiap orang tetap sehat dan terhindar dari infeksi virus, bakteri, parasit, menjaga sistem kekebalan tubuh, serta meminimalkan dampak buruk antibiotik. 

(BACA JUGA: Perbedaan Probiotik dan Prebiotik)




Sebenarnya, ada berbagai jenis bakteri yang tergolong dalam probiotik. Namun para ahli menggolongkannya dalam 2 jenis bakteri probiotik yaitu Lactobacillus, untuk membantu mencegah diare serta meminimalkan intoleransi laktosa dan Bifidiobacterium. 


Bakteri Bifidiobacterium ini sering ditemukan pada bahan makanan mengandung susu seperti yoghurt untuk membantu meringankan gejala gangguan sistem pencernaan. 


MAKANAN MENGANDUNG PROBIOTIK  

80% daya tahan tubuh anak umumnya dipengaruhi oleh kesehatan sistem pencernaannya,” ujar Profesor Soebijanto Marto Sudarmo, pakar Gastroterologi dari Universitas Airlangga, Surabaya, seperti dikutip dari situs Friso. 


Agar pencernaan anak tidak bermasalah, Anda perlu melengkapi kebutuhan bakteri baik pada pencernaannya. Ternyata, probiotik tidak hanya dimiliki yoghurt saja. Secara alami, probiotik terkandung dalam beberapa asupan alami seperti pisang, anggur merah, hingga sayuran seperti kacang polong. 


Untuk memenuhi kebutuhan bakteri baik si kecil, ada 3 jenis makanan lain yang tak kalah enak untuk memperkaya sumber probiotiknya: 


SUP MISO 

Sup a la Jepang ini sangat lezat disajikan hangat. Sup ini terbuat dari kedelai yang difermentasi oleh bakteri asam laktat. Bakteri asam laktat akan membantu meningkatkan nilai nutrisi makanan, mengontrol infeksi pada usus, meningkatkan pencernaan pencernaan laktosa, dan membantu mengendalikan kadar kolesterol dalam darah.   


TEMPE 


Bahan makanan yang dibuat dari kacang kedelai fermentasi ini mengandung rhizopus oligosporus. Ini adalah jenis antibiotik alami yang dapat membantu memerangi beberapa jenis bakteri berbahaya seperti bakteri staphylococcus aureuswhich penyebab infeksi paru pneumonia dan sepsis, penyakit yang tidak hanya menyerang darah namun juga seluruh bagian organ tubuh. 


KEJU FERMENTASI 

Tidak semua bakteri probiotik dapat bertahan hidup hingga ke usus. Namun ternyata, probiotik yang terdapat pada keju bertekstur lunak tergolong kuat bertahan hidup hingga ke sistem pencernaan.


Cobalah berbagai keju seperti keju cheddar dan keju Swiss terbuat dari bakteri asam laktat yang baik dikonsumsi sebagai campuran roti gandum atau taburan salad.

 (Anggia Hapsari, foto: Pexels/ Thirachard K , instagram/ Heavenly Blush/ Tempemovement)


You Might Also LIke