×

Stay in The know

Food & Diet

5 Jenis Sayur dan Buah ini Sebaiknya Jangan Dikupas Kulitnya

5 Jenis Sayur dan Buah ini Sebaiknya Jangan Dikupas Kulitnya
Anggia Hapsari

Thu, 30 January 2020 at 08.01

Agar lebih sehat, jangan kupas kulit buah dan sayur saat mengonsumsinya. 

Durasi baca: 45 detik 


Seakan sudah menjadi kebiasaan, kita selalu mengupas buah dan sayur sebelum dikonsumsi karena dinilai lebih higienis. Ternyata, ada beberapa buah dan sayur yang manfaatnya lebih banyak bila dimakan bersama dengan kulitnya. 


Karena vitamin dan mineral pada buah dan sayur terkandung di dalam kulit. Itulah sebabnya jangan kupas kulit buah dan sayur saat mengonsumsinya.

(BACA JUGA: Menu Diet GM)



Meski demikian, pastikan Anda mencuci buah dan sayur dengan air serta pembersih khusus buah dan sayur. Menurut Dr. dr. Racmat Sentika Sp.A MARS, berikut ini beberapa buah dan sayuran yang sebaiknya dimakan bersama kulitnya. 


WORTEL 

Kulit wortel mengandung senyawa polycetylenes yang mempunyai manfaat sebagai anti inflamasi, anti jamur, dan antibakteri yang lebih banyak daripada bagian daging wortel.  


MENTIMUN 

Sebenarnya kulit mentimun mengandung lebih banyak air dan serat daripada dagingnya. Selain itu, kulit mentimun yang berwarna gelap memiliki kandungan antioksidan jenis betakaroten yang tinggi. Betakaroten ini akan membantu memaksimal funsi vitamin A pada tubuh.   



KENTANG 

Kulit kentang ternyata mengandung banyak asam folat, serat, dan juga zat besi hingga 5 kali lebih banyak daripada dagingnya. Jadi, saat mengolah hidangan yang mengandung kentang seperti perkedel atau kentang panggang, jangan buang kulitnya. 

(BACA JUGA: Daftar Menu Diet Sehat dan Murah)



APEL 


Pada kulit apel mengandung senyawa pectin yang sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dan gula dalam darah. Selain itu, kulit apel juga mengandung vitamin K 4 kali lebih banyak daripada bagian daging buahnya.  


TERUNG 

Siapa sangka bila pada kulit terung mengandung senyawa nasunin, yaitu antioksidan yang bermanfaat untuk mencegah kerusakan pada otak.  Terung pun dinobatkan sebagai makanan untuk pasien diabetes karena memiliki serat tinggi dan karbohidrat rendah.  


Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Oxford bahkan merekomendasikan terung sebagai pilihan makanan untuk penderita diabetes tipe 2.  Kandungan antioksidan dan alpha-glocosidase dapat membantu mengurangi hiperglikemia, yaitu kondisi glukosa yang beredar di dalam darah terlalu tinggi.  


(Anggia Hapsari, foto: pexels.com/ John Finkelstein)



You Might Also LIke