×

Stay in The know

Food & Diet

Ini Beda Kare, Gulai, dan Gule serta Lokasi Bersantap Paling Lezat di Jakarta

Ini Beda Kare, Gulai, dan Gule serta Lokasi Bersantap Paling Lezat di Jakarta
Anggia Hapsari

Mon, 3 February 2020 at 12.03

Hanya ada satu persamaan kare, gulai, dan gule. Ketiga masakan kaya rempah ini selalu bikin perut keroncongan. 

Durasi baca: 55 detik 


Hidangan gulai dan kare selalu menggugah selera jika dihidangkan dengan lontong, ketupat, atau  sebakul nasi panas. Bagi orang Indonesia, sajian kaya rasa gulai dan kare biasanya dihidangkan pada acara istimewa. 


GLITZMEDIA.CO yakin saat Anda menemukan hidangan ini, Anda pasti langsung melupakan menu diet dan bersiap menyantap habis menu makan siangnya.  

(BACA JUGA: 5 Makanan Indonesia yang Disukai Dunia)


SERUPA TAPI TAK SAMA 

Meskipun jenis daging, rasa, dan warna masakan gulai, gule, dan kare hampir sama, ternyata masakan ini sebenarnya jauh berbeda.  


Kari atau yang dikenal di Indonesia dengan nama Kare adalah masakan khas Asia Selatan, yaitu India, yang menyebar ke Arab Saudi dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Istilah kari berasal dari bahasa Tamil yang artinya saus atau berbagai macam masakan sayur dan daging bersaus yang disantap bersama nasi putih. 


Banyak bumbu yang digunakan untuk mengolah kari seperti bawah, jahe, cabai, ketumbar, hingga daun kari (chalcas koenigii) yang beraroma khas. Kari memang dibawa oleh orang India ke Indonesia. Pada hidangan ini ditemukan berbagai bumbu yang dinilai cocok dengan lidah orang Melayu, Indonesia, namun akhirnya diadaptasi kembali karena dinilai terlalu tajam. 


KENTALNYA KUAH GULAI 

Orang Melayu yang tinggal di Sumatera Barat, khususnya Padang, mengolah kembali masakan kari menjadi lebih sederhana dan menyebutnya sebagai gulai. 


Dalam hidangan Minangkabau, Melayu, dan Aceh, kuah gulai biasanya kental dengan rasa manis dan pedas. Saat membuat gulai, umumnya orang Melayu menambahkan rempah kunyit dan tidak menggunakan daun kari. 


Mereka menggantinya dengan daun ruku-ruku. Di daerah Jawa, ada masakan bernama gule. Masakan ini tentu berbeda dengan gulai. 


Gule memiliki tekstur kuah yang encer gurih dengan pengunaan bumbu ketumbar. Biasanya daging yang digunakan adalah daging kambing lengkap beserta jeroan seperti paru, usus, lidah, dan lain sebagainya. Anda dapat menyantapnya dengan lontong atau ketupat. Hmm... nikmat disajikan panas-panas bersama acar timun dan cabai rawit.

(BACA JUGA: 3 Tempat Makan Kekinian di Surabaya. Wajib Coba!)



SANTAP GULAI ENAK 

Terinspirasi untuk makan gulai sebagai menu makan siang hari ini? Anda perlu menandangi beberapa restoran yang menyajikan gulai berikut ini: 


RM Medan Baru Jl Krekot No 65, Pasar Baru, Jakarta Pusat 

Wajib coba: Gulai Kepala Ikan



RM Sepakat Pasar Mayestik, Lantai Basement,  Jl Tebah, Blok M, Jakarta 

Wajib coba: Gulai Gajebo



Gulai Kambing Ridha Illahi Jl Tengku Cik Ditiro 

Wajib coba: Gulai Kambing


(Anggia Hapsari, foto: unsplash.com/ Pratiksha Mohanty, GLITZMEDIA.CO )


You Might Also LIke