×

Stay in The know

Food & Diet

Turunkan Kolesterol Hingga Kaya Antioksidan, Inilah Manfaat Minyak Oregano untuk Kesehatan

Turunkan Kolesterol Hingga Kaya Antioksidan, Inilah Manfaat Minyak Oregano untuk Kesehatan
Andiasti Ajani

Wed, 27 May 2020 at 14.04


KAYA ANTIOKSIDAN

Beberapa jenis antioksidan tersedia pada minyak ini seperti carvacrol (antioksidan berfungsi untuk mencegah pertumbuhan bakteri), thymol (antijamur), dan asam rismarinic (antioksidan untuk memperbaiki tubuh akibat radikal bebas).


Dibandingkan dengan minyak essensial atau ramuan berantioksidan lainnya, oregano memiliki kandungan antioksidan tertinggi. Dilansir dari Healtline.com, oregano memiliki 42 kali tingkat antioksidan buah apel dan empat kali antioksidan pada buah blueberry.


MENJAGA KESEHATAN USUS

Minyak oregano diyakini bisa mengurangi bahkan meyembuhkan gejala penyakit usus seperti mual dan diare. Penyakit tersebut disebabkan karena adanya parasit dalam usus.


Penelitian yang diterbitkan oleh  US National Library of Medicine, National Institute of Health, menjelaskan bahwa setelah 6 minggu melakukan pengobatan menggunakan minyak oregano, 77% dari 14 orang yang memiliki gejala usus akibat parasit mengalami kesembuhan sisanya mengalami penurunan gejala. 




MEREDAKAN PERADANGAN TUBUH

Kandungan antioksidan pada minyak oregano bisa menetralkan radikal bebas dan mengurangi peradangan tubuh. Sebuah penelitian dari Federal University of Piauí, Brazil, menjelaskan bahwa carvacrol (salah satu antioksidan di minyak oregano) bisa mengurangi pembengkakan pada cakar kuku tikus hingga 57%.


Selain itu, ketika minyak oregano dicampurkan dengan minyak thyme bisa mengurangi jumlah peradangan pada usus besar. Namun hal tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut lagi terhadap pengurangan peradangan pada tubuh manusia.


Cara memanfaatkan minyak essensial oregano ini cukup hanya beberapa tetes saja karena kandungannya yang  kuat. Sebaiknya tuangkan 2 – 3 tetes minyak oregano pada kurang lebih 250 ml atau 1 gelas air. Perlu diingat, minyak oregano ini tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil atau menyusui dan juga anak-anak. 


(Riska Yulyana/Andiasti Ajani, foto: healthmagazine365.com. healthline.com, drweil.com)
  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke