×

Stay in The know

Health & Body

Desainer Ini Mengembalikan Percaya Diri Wanita Akan Kekurangan Bentuk Tubuhnya

Desainer Ini Mengembalikan Percaya Diri Wanita Akan Kekurangan Bentuk Tubuhnya
Saskia Damanik

Fri, 15 January 2016 at 01.56


Memang tak semua, namun tak bisa dipungkiri kalau mayoritas fashion designer menghasilkan koleksi busana yang ditujukan untuk wanita berukuran badan 6 – 12 atau S, M, dan L. Lalu bagaimana dengan wanita berukuran badan kurang atau lebih dari itu? Padahal wanita petite hingga big size juga berhak untuk tampil cantik dan stylish bukan?

Hal ini menginspirasi Mallorie Dunn, fashion designer asal New York City yang memiliki lini busana bernama SmartGlamour. Mallorie pun menetapkan visi misi SmartGlamour sebagai body positive women's clothing line yang menyediakan busana (custom) model basic untuk wanita berukuran tubuh XXS hingga 6X. “We promote self acceptance and body love,” begitulah slogannya yang dikutip dari media sosial SmartGlamour.


(Mallorie Dunn)

Belakangan ini Mallorie dikatakan semakin gencar memotivasi para wanita. Ia pun mencetuskan sebuah kampanye yang ditujukan untuk para wanita yang sering sekali mendapatkan kritik atas kekurangan tubuhnya. Dalam kampanye tersebut, Mallorie mengajak para wanita tersebut berpose dalam sebuah pemotretan sambil memegang tulisan berisi kritikan yang sering diterima, namun di foto berbeda wanita tersebut juga memegang tulisan berisi quotes dan motivasi untuk melawan kritikan tadi. 

"Words can be very powerful – and unfortunately, it is often the negative words from others that stick with us. The word flattering, as a stand alone, is not a bad one. The definition is pleasing or gratifying… But [now] having ‘flattering clothing’ basically means, ‘That makes you look thin. Specifically in the land of women, we are told every day—subconsciously and blatantly—that we should be smaller. We should have no visible fat, cellulite, or imperfections,” ujar Mallorie dengan penuh bangga.


Mallorie memang senang mencari wanita-wanita yang bisa ia jadikan ‘alat’ untuk memotivasi wanita lain. Ia ingin mengajak para wanita di luar sana untuk selalu percaya diri dengan bentuk tubuh dan kekurangannya. "I asked women of all sizes, shapes, ages, and ethnicity if there was ever a time (or times) when a stranger or loved one concluded they were the expert on their body and presentation—and decided to voice it. Tons upon tons of responses rolled in,” tambah Mallorie.

Semoga saja aksi wanita yang juga berprofesi sebagai guru, seniman, stylist, dan penulis ini diikuti oleh para fashion designer lainnya. Tentu saja alasannya mudah--karena semua wanita berhak tampil cantik, stylish, dan percaya diri apapun bentuk tubuhnya.

(Elizabeth Puspa/Saskia Damanik, Image: SmartGlamor)

You Might Also LIke