×

Stay in The know

Workouts

5 Olahraga yang Aman Dilakukan Ibu Hamil Muda

5 Olahraga yang Aman Dilakukan Ibu Hamil Muda
Anggia Hapsari

Tue, 3 September 2019 at 09.02

Cobalah tetap fit selama hamil di trimester pertama dengan beberapa olahraga ini. 

Durasi baca: 1 menit 20 detik.


Trimester pertama bisa dibilang sebagai satu fase paling kritis bagi para ibu hamil. Pasalnya, pada masa tersebut kondisi janin terbilang masih lemah dan kemungkinan terjadinya keguguran sangatlah besar. 


Menurut dr. Debra Rose Wilson, PhD, selaku dokter spesialis kandungan menegaskan, bagi Anda yang sudah terbiasa berolahraga tidak harus menghentikan kegiatannya saat hamil di tiga bulan pertama. 


Latihan selama kehamilan tidak hanya berfungsi untuk mencegah kenaikan berat badan secara signifikan, tetapi juga membantu mengatasi masalah morning sickness yang kerap terjadi di masa awal kehamilan. Lantas apa saja olahraga yang aman untuk Anda lakukan di trimester pertama?

(BACA JUGA: Ketahui 7 Alasan yang Mengharuskan Ibu Hamil Perlu Melakukan Olahraga)


PILATES

Pilates merupakan salah satu olahraga yang terbilang aman dan bisa Anda lakukan selama masa kehamilan. Gerakan peregangan tubuh dapat membantu mengatasi rasa nyeri punggung dan melatih keseimbangan. 


Latihan ini juga bermanfaat memperkuat otot inti terutama pada janin. Namun saat melakukan pilates, sebaiknya hindari segala jenis gerakan telungkup, memutar serta menekuk bagian perut, untuk menghindari bahaya pada janin. Cukup lakukan seminggu sekali. 



YOGA


Yoga masih menjadi pilihan banyak perempuan saat tengah hamil muda—bahkan hingga menuju persalinan. Gerakan perlahan pada yoga mampu menjaga keseimbangan, membangun kekuatan tubuh, melemaskan otot supaya lebih lentur dan relaks, mengontrol tekanan darah selama kehamilan, stabilitas irama jantung, hingga memperbaiki suasana hati pada ibu hamil. 

(BACA JUGA: Jangan Keliru Ini Perbedaan Antara Yoga dan Pilates yang Wajib Anda Tahu)



Anda dapat melakukan yoga setiap hari selama 30 menit dalam satu minggu. Di sisi lain, sebaiknya hindari beberapa gerakan seperti backbends pose dan bikram yoga di trimester pertama.



BERJALAN

Sisihkan waktu minimal 30 menit dan maksimal 5 kali dalam seminggu untuk berjalan kaki. Tidak perlu berlari secara cepat, Anda hanya perlu berjalan santai sembari menikmati pemandangan serta berbincang dengan pasangan.


Olahraga ini bemanfaat untuk mengencangkan tubuh bagian atas, membantu proses persalinan lebih cepat—saat trimester ke–3, hingga berlatih pernapasan. Saat berjalan, sebaiknya hindari jalanan yang terlalu banyak lubang dan kerikil yang banyak menghantarkan goncangan keras dan membahayakan janin.


BERENANG

Bosan dengan olahraga darat? Anda dapat beralih sejenak dengan bermain di air dan berenang. Belajar pola pernapasan yang benar bisa memudahkan Anda saat proses persalinan nanti dan tidak cepat kelelahan jika ingin melahirkan secara normal. 


Sisihkan waktu 10 detik sebelum kembali melanjutkan bergerak menuju titik awal. Hindari pula gerakan memutar balik secara cepat dan berhenti sebelum badan terasa lelah. Lakukan selama 30 menit setiap Anda merasa membutuhkan peregangan.

(BACA JUGA: Kenali Resiko Diabetes Gestasional yang Rentan Terjadi Pada Ibu Hamil)



AEROBIK AIR


Saat berada di dalam air Anda tidak hanya dapat berenang tetapi manfaatkan untuk melakukan olahraga air, seperti aerobik. Anda dapat melakukan stretching singkat seperti gerakan peregangan otot secara pelan dan tidak perlu tergesa-gesa. 


Jangan lupa untuk belajar pola pernapasan, seperti mengambil napas dan menahannya di dalam air selama 10 detik. 


(Agnes Priscilla, foto: Unsplash.com/ Avrielle Suleiman/ Emma Simpson/ Haley Phelps, Self.com )


You Might Also LIke